15 June 2021

Ini Dia 5 Cara Merawat Panel Surya Tetap Awet dan Memiliki Performa Maksimal!

Perawatan panel surya pada dasarnya berfokus pada menjaga permukaan modul tetap bersih, memeriksa adanya kerusakan fisik, dan memastikan tidak ada bayangan atau kotoran yang mengganggu penerimaan cahaya. Pemeriksaan komponen listrik dan sistem PLTS sebaiknya dilakukan oleh teknisi yang kompeten.

Apakah Perawatan Panel Surya Rumit?

Perawatan panel surya relatif sederhana karena sebagian besar aktivitasnya berfokus pada kondisi fisik modul dan kebersihan permukaan kaca. Debu, daun kering, kotoran burung, dan endapan lainnya dapat mengurangi jumlah cahaya matahari yang diterima panel sehingga berpotensi menurunkan produksi listrik.

Frekuensi pembersihan bergantung pada kondisi lingkungan dan tingkat kekotoran panel. Panel yang berada di dekat jalan berdebu, kawasan industri, pepohonan, atau area dengan banyak kotoran burung mungkin memerlukan pembersihan lebih sering dibandingkan panel di lingkungan yang relatif bersih.

Selain menjaga kebersihan, pemeriksaan visual secara berkala membantu mengidentifikasi retakan pada kaca, perubahan warna yang tidak biasa, atau kerusakan fisik lain yang perlu ditangani lebih lanjut.

Cara Membersihkan Panel Surya dengan Benar

Agar panel surya tetap bersih tanpa merusak permukaannya, lakukan langkah-langkah berikut.

  1. Periksa kondisi cuaca dan keamanan area. Bersihkan panel ketika permukaannya tidak terlalu panas, misalnya pada pagi hari atau saat suhu lebih sejuk. Hindari bekerja di atap ketika hujan, licin, atau berangin kencang.
  2. Amati kondisi panel sebelum dibersihkan. Periksa apakah terdapat debu tebal, daun, kotoran burung, atau benda lain yang menutupi permukaan modul.
  3. Bilas menggunakan air bersih. Gunakan air untuk membantu melonggarkan debu dan kotoran agar tidak menggores permukaan kaca saat dibersihkan.
  4. Bersihkan dengan alat yang lembut. Gunakan spons atau sikat berbulu lembut yang sesuai untuk panel surya. Jika diperlukan, gunakan sabun lembut yang direkomendasikan produsen.
  5. Bilas hingga tidak ada residu. Pastikan tidak ada sisa sabun atau endapan yang dapat meninggalkan noda pada permukaan modul.
  6. Lakukan pemeriksaan visual setelah pembersihan. Pastikan permukaan panel bersih dan amati apakah terdapat retakan, pecahan, atau kerusakan yang sebelumnya tertutup kotoran.

Pembersihan tidak harus dilakukan setiap hari. Jadwalkan berdasarkan kondisi lingkungan, petunjuk produsen, dan hasil pemeriksaan. Jika panel sulit dijangkau atau berada di atap yang berisiko, gunakan jasa tenaga profesional.

Hal yang Perlu Dihindari Saat Membersihkan Panel

Pembersihan yang tidak tepat dapat merusak permukaan panel atau menimbulkan risiko keselamatan. Perhatikan beberapa hal berikut.

  • Jangan membersihkan panel saat permukaannya sangat panas. Perbedaan suhu yang ekstrem akibat air dingin dapat menimbulkan tekanan termal pada material.
  • Hindari sikat kasar dan bahan abrasif. Alat yang terlalu keras dapat menggores kaca atau merusak lapisan permukaan panel.
  • Jangan menggunakan bahan kimia keras. Pelarut, deterjen agresif, dan bahan pembersih yang tidak direkomendasikan dapat merusak material atau lapisan pelindung.
  • Hindari menyemprotkan air bertekanan tinggi secara langsung. Tekanan berlebihan berisiko merusak bagian tertentu, terutama jika terdapat retakan atau segel yang sudah melemah.
  • Jangan menginjak atau memberikan beban pada panel. Tekanan pada permukaan modul dapat menyebabkan kerusakan yang tidak selalu terlihat dari luar.
  • Jangan membuka sambungan atau memperbaiki komponen listrik sendiri. Panel surya dapat menghasilkan listrik ketika terkena cahaya. Penanganan kelistrikan harus dilakukan oleh teknisi yang kompeten.
  • Jangan mengabaikan keselamatan saat bekerja di ketinggian. Jangan membersihkan panel dari atap yang licin atau tanpa perlindungan jatuh yang memadai.

Kapan Panel Perlu Diperiksa oleh Teknisi?

Pemeriksaan oleh teknisi diperlukan ketika ditemukan indikasi kerusakan yang tidak dapat ditangani melalui pembersihan biasa. Beberapa kondisi yang perlu diperhatikan meliputi:

  • Kaca panel retak, pecah, atau menunjukkan kerusakan fisik.
  • Terdapat perubahan warna, bekas terbakar, atau tanda kerusakan yang tidak biasa pada modul.
  • Panel menunjukkan penurunan produksi listrik yang tidak dapat dijelaskan hanya oleh cuaca, bayangan, atau kotoran.
  • Terdapat kabel atau konektor yang terlihat rusak, terlepas, atau menunjukkan tanda panas berlebih.
  • Panel mengalami kerusakan setelah hujan es, angin kencang, benturan, atau kejadian lain yang berpotensi memengaruhi kondisinya.

Jika ditemukan kerusakan, jangan membongkar panel atau menyentuh kabel dan konektor yang bermasalah. Mintalah teknisi yang kompeten untuk melakukan pemeriksaan dan menentukan tindakan yang diperlukan.

Perawatan modul panel surya perlu dibedakan dari pemeliharaan sistem PLTS secara keseluruhan. Pemeriksaan inverter, perangkat proteksi, sistem monitoring, sambungan listrik, dan komponen instalasi lainnya merupakan bagian dari maintenance PLTS yang memerlukan prosedur serta kompetensi teknis tersendiri.

Dengan perawatan yang baik dan benar, panel surya Anda dapat lebih awet dan memiliki performa yang maksimal. Panel surya merupakan solusi tepat bagi Anda untuk penghematan energi dan juga tagihan listrik bulanan. Jika Anda tertarik untuk menggunakan panel surya, Anda bisa menggunakan produk dari SUN Energy. 

SUN Energy berpengalaman untuk memberikan solusi terintegrasi, mulai dari konsep hingga konstruksi seperti penentuan lokasi dan perizinan proyek, beragam model pembiayaan termasuk penyewaan panel surya bagi para pelanggan sampai dengan DP 0% bagi para pelanggan. SUN Energy juga menawarkan jasa pemeliharaan setelah pemasangan sistem tenaga surya serta garansi sampai 25 tahun. Semoga cara merawat panel surya yang dijelaskan diatas dapat bermanfaat. Jadi, tunggu apalagi? Anda dapat segera menghubungi tim SUN Energy sekarang juga untuk mendapatkan informasi mengenai pemasangan panel surya.


WhatsApp