21 August 2025

Apa itu Climate Change? Penyebab dan Solusinya

Tag
climate-change

Perubahan iklim atau climate change telah menjadi isu global yang mendesak perhatian seluruh dunia. Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh lingkungan, tetapi juga kehidupan manusia secara luas, mulai dari cuaca ekstrem hingga ancaman terhadap ketahanan pangan dan kesehatan. Memahami apa itu perubahan iklim atau climate change, penyebabnya, serta bagaimana penggunaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dapat menjadi solusi nyata dalam mitigasi perubahan iklim.

 

Apa Itu Climate Change?

Climate change adalah perubahan cuaca dan suhu bumi dalam jangka waktu panjang. Secara umum, hal ini disebabkan oleh aktivitas manusia dan faktor alami. Namun, saat ini sebagian besar disebabkan oleh aktivitas manusia sejak era industri. 

Misalnya, bumi semakin panas dari tahun ke tahun, musim hujan jadi tidak menentu, atau bencana alam seperti banjir dan kekeringan semakin sering terjadi. Semua ini bukan hanya persoalan cuaca biasa, tetapi berdampak besar untuk lingkungan hidup kita.

 

Penyebab Utama Perubahan Iklim: Aktivitas Manusia vs Faktor Alami

Aktivitas Manusia

  • Emisi Gas Rumah Kaca:
    Secara umum, berbagai aktivitas manusia berkontribusi terhadap peningkatan emisi gas rumah kaca. Penggunaan bahan bakar fosil seperti batubara, minyak bumi, dan gas alam masih menjadi sumber utama dalam berbagai sektor, mulai dari pembangkit listrik, transportasi, hingga kegiatan industri. Ketergantungan terhadap energi berbasis fosil ini menyebabkan terlepasnya emisi yang berdampak pada pemanasan global dan perubahan iklim.
  • Deforestasi: Penebangan hutan mengurangi kemampuan bumi menyerap CO₂.
  • Pertanian & peternakan: Menghasilkan gas rumah kaca seperti metana (CH₄) dan dinitrogen oksida (N₂O) yang berdampak besar pada pemanasan global.

Faktor Alami

Meski faktor alami seperti letusan gunung berapi atau perubahan aktivitas matahari dapat memengaruhi iklim untuk sementara waktu, penelitian menunjukkan bahwa kenaikan suhu sejak abad ke-20 terutama disebabkan oleh gangguan terhadap keseimbangan alam.

 

Dampak Perubahan Iklim terhadap Lingkungan & Kehidupan Manusia

Perubahan iklim membawa dampak luas:

  • Kenaikan Suhu Global: Menurut analisis resmi dari NASA (National Aeronautics and Space Administration) dan NOAA (National Oceanic and Atmospheric Administration), tahun 2023 merupakan tahun terpanas sepanjang sejarah pencatatan modern sejak sekitar tahun 1880. Pada tahun itu, suhu permukaan rata-rata Bumi mencapai sekitar 1,2 °C (sekitar 2,1 °F) di atas rata-rata acuan NASA–NOAA (periode 1951–1980).
  • Naiknya Permukaan Laut: Menurut IPCC (AR6), laju kenaikan permukaan laut global tercatat sekitar 3,7 mm/tahun antara tahun 2006–2018, kemudian meningkat hingga mencapai 4,62 mm/tahun pada periode 2013–2022. 
  • Cuaca Ekstrem: Frekuensi bencana seperti banjir bandang di Asia Tenggara meningkat hingga dua kali lipat dalam satu dekade terakhir.
  • Dampak Sosial-Ekonomi: Ancaman terhadap ketahanan pangan akibat gagal panen; risiko kesehatan dari gelombang panas; migrasi penduduk karena wilayah pesisir terendam air laut.

Solusi Mengatasi Perubahan Iklim: Kenapa PLTS Penting?

Solusi utama untuk menekan laju perubahan iklim meliputi:

  1. Transisi ke Energi Terbarukan
    • Penggunaan PLTS efektif karena memanfaatkan sumber energi surya yang melimpah, bebas karbon, dan semakin murah—didorong oleh inovasi teknologi dan dukungan regulasi. Menurut IRENA, kapasitas energi surya dunia telah tumbuh lebih dari tiga kali lipat dalam dekade terakhir, mencapai sekitar 1.419 GW pada awal 2024. 
  2. Meningkatkan Efisiensi Energi:
    • Upaya untuk meningkatkan efisiensi penggunaan energi, baik di sektor industri maupun rumah tangga, dapat memberikan dampak positif terhadap lingkungan. Dengan menggunakan energi secara lebih bijak dan efisien, emisi yang dihasilkan dari berbagai aktivitas dapat ditekan, sehingga berkontribusi dalam menjaga keseimbangan iklim.
  3. Reboisasi & Perlindungan Hutan
    • Restorasi ekosistem alami membantu penyerapan karbon secara alami.
  4. Inovasi Teknologi
    • Pengembangan teknologi penyimpanan energi baterai mendukung integrasi PLTS skala besar ke jaringan listrik nasional.

Apa Kontribusi PLTS dalam Mengurangi Dampak Perubahan Iklim?

PLTS berperan strategis dalam dekarbonisasi sektor energi:

  • Energi surya diperkirakan akan memainkan peran yang semakin penting dalam memenuhi kebutuhan listrik global di masa depan. Jika tren pengembangan dan adopsinya terus berlanjut, sumber energi ini berpotensi menjadi salah satu pilar utama dalam transisi menuju sistem energi yang lebih berkelanjutan.
  • Kita bisa mengurangi emisi karbon secara signifikan dibanding pembangkit listrik berbasis fosil.
  • Implementasi proyek-proyek PLTS Atap oleh developer seperti SUN Energy telah membantu ratusan pelanggan di sektor bisnis menurunkan jejak karbon setiap tahunnya.

 

Kesimpulan

Perubahan iklim atau climate change adalah masalah besar yang sudah nyata dan berdampak pada kehidupan kita sehari-hari. Penyebab utamanya memang dari aktivitas manusia, terutama penggunaan bahan bakar fosil yang menghasilkan gas rumah kaca. Dampaknya terasa mulai dari suhu bumi yang makin panas, naiknya permukaan laut, hingga cuaca ekstrem yang semakin sering terjadi.

Namun, ada solusi nyata untuk mengatasi perubahan iklim ini, salah satunya lewat penggunaan energi terbarukan seperti Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Selain ramah lingkungan dan bebas emisi karbon saat beroperasi, PLTS juga semakin terjangkau dan mudah diakses.

Dengan beralih ke energi surya bersama SUN Energy, kita semua bisa ikut berkontribusi menjaga bumi tetap sehat untuk generasi mendatang. Yuk, mulai sekarang pilih energi bersih demi masa depan yang lebih cerah!

Hubungi SUN Energy sekarang melalui live chat untuk informasi lebih lanjut!

Atau melalui Whatsapp : http://wa.me/+62881012251888