04 Januari 2026

Panel Surya untuk Industri F&B: Hemat Energi & Perkuat Branding

Tag
Panel Surya untuk Industri F&B: Hemat Energi & Perkuat Branding

Industri makanan dan minuman (F&B) adalah sektor industri yang menggunakan energi listrik cukup besar. Proses seperti pendinginan, pemasakan, pengeringan, pendinginan ruang simpan (cold storage), pencucian, dan produksi packaging membutuhkan listrik dalam jumlah besar. Di tengah tekanan kenaikan tarif listrik, solusi energi terbarukan seperti panel surya menawarkan jalan keluar untuk masalah tersebut.

Kenapa Industri F&B Cocok Menggunakan Panel Surya?

  • Rata-rata jam produksi tinggi dan operasi sepanjang hari, panel surya dapat memaksimalkan pemanfaatan energi pada siang hari.
  • Bangunan pabrik dan gudang F&B biasanya memiliki atap luas datar, ideal untuk pemasangan panel surya.
  • Proses yang dapat dialihkan ke energi listrik (seperti sistem pemanas) memungkinkan integrasi langsung dengan listrik surya.
  • Konsumen makin peduli soal sustainability — F&B yang “hijau” menjadi nilai jual tambahan.

Manfaat Panel Surya untuk Industri F&B

a. Penghematan Biaya Operasional
Dengan memproduksi listrik mandiri melalui PLTS, industri F&B dapat mengurangi tagihan listrik dari PLN, terutama pada jam puncak.

b. Reduksi Emisi Karbon
Menggantikan listrik berbasis fosil dengan listrik surya mengurangi emisi operasional. Kontribusi ini juga mendukung target ESG perusahaan.

c. Stabilitas Biaya Energi
Setelah masa balik modal (payback), listrik yang dihasilkan relatif “bebas biaya” (kecuali perawatan), sehingga perusahaan terlindungi dari fluktuasi tarif listrik.

d. Peningkatan Citra dan Nilai Branding
F&B yang menerapkan energi bersih punya keunggulan marketing; konsumen semakin peduli terhadap produk yang ramah lingkungan dan bertanggung jawab sosial.

Studi Kasus Industri F&B dengan Panel Surya

  1. PT Suprama – Industri Makanan / F&B
    PT Suprama, produsen mi instan & makanan ringan, telah memasang PLTS atap di pabrik Sidoarjo. Sistem ini menghasilkan ~ 325.517 kWh per tahun, dan diklaim mengurangi emisi sekitar 253 ton CO₂ per tahun.
    Baca Artikel : “Produksi Mi Burung Dara Kini Pakai Energi Surya” di situs SUN Energy. 
  2. PT Sasa Inti – Industri Bumbu/Makanan
    PT Sasa Inti meresmikan PLTS atap dengan kapasitas 503,125 kWp di pabrik Probolinggo, Jawa Timur. Sistem ini diperkirakan menghasilkan energi bersih ~ 810.147 kWh/tahun dan mengurangi jejak karbon sebesar 634 ton CO₂e per tahun.
    Sumber: Berita “Ciptakan Sumber Pangan yang Berkelanjutan, PT Sasa Inti Gandeng Suryanesia Bangun PLTS Atap” suryanesia.com
  3. Kino Indonesia – FMCG / Produk Konsumen
    Kino telah memasang PLTS di beberapa pabriknya. Total kapasitas PLTS yang dipasang: 3.258,32 kWp, dan diklaim mengurangi konsumsi listrik tahunan ~15 % berkat penggunaan energi surya.
    Sumber: “Pemasangan Panel Surya sebagai Komitmen Kino Dalam Mengurangi Emisi Karbon” (situs resmi Kino) kino.co.id
  4. Cold Storage – Analisis PV untuk Cold Storage di Indonesia
    Studi “Techno-Economic Analysis of Solar Photovoltaic System for Fishery Cold Storage” membahas penggunaan sistem PV (grid-connected) untuk cold storage di Indonesia, menganalisis produksi listrik, efisiensi, dan reduksi emisi dalam konteks sistem pendingin. MDPI

Juga, penelitian “Investigation on the Potential Application of Grid-connected PV System for Food Cold Storage” menguji integrasi PV pada penyimpanan makanan (cold storage) di Indonesia. repository.pnb.ac.id

 

Tantangan Teknis & Solusi

Tantangan

Solusi & Praktik Terbaik

Produksi listrik menurun saat cuaca mendung/hujanGunakan desain sistem redundan, inverter MPPT, dan sistem hybrid dengan baterai jika diperlukan
Fluktuasi beban listrik (misalnya mesin besar menyala tiba-tiba)Desain buffer kapasitas dan manajemen beban (load scheduling)
Integrasi listrik surya ke jaringan internal pabrikGunakan sistem on-grid atau hybrid, pastikan kompatibilitas dengan sistem kelistrikan pabrik
Pemeliharaan dan kebersihan panelRutin pembersihan panel, monitoring performa, dan pemeliharaan preventif

 

Langkah Memulai Proyek PLTS di Industri F&B

  1. Survei dan analisis potensi sinar matahari di lokasi
  2. Hitung beban listrik harian & jam puncak
  3. Simulasikan desain sistem dan model keuangan (CAPEX/OPEX, ROI)
  4. Pilih model pembiayaan yang cocok (PPA, leasing, kepemilikan langsung)
  5. Pilih vendor berpengalaman dan sistem monitoring real-time
  6. Rencana pemeliharaan jangka panjang dan pengaturan beban listrik

Gunakan Kalkulator dari SUN Energy untuk menghitung kebutuhan Anda.

 

Kesimpulan

Panel surya menawarkan peluang besar untuk industri F&B dalam hal efisiensi energi, pengurangan emisi, dan peningkatan reputasi lingkungan. Dengan perencanaan yang tepat, teknologi yang sesuai, serta dukungan regulasi dan pembiayaan, industri makanan dan minuman dapat memperkuat posisi sebagai pemain yang berkelanjutan dalam era transformasi energi.

Segera hubungi Kami untuk mendapatkan informasi lebih lanjut, melalui: 

Whatsapp: http://wa.me/+62881012251888

Email: [email protected]