Sejak tahun 2016, SUN Energy telah terlibat dalam pengembangan lebih dari 385 MW proyek tenaga surya di wilayah Asia Pasifik, yang mencakup berbagai aspek seperti penentuan lokasi proyek, perizinan, pembiayaan, pengembangan pasar, dan penyewaan sistem tenaga surya.
Sistem kami mengutamakan penghematan daya dan efisiensi energi. Anda cukup memantau dari jarak jauh dengan alat pemantauan surya berbasis IoT.
ABC President Indonesia mengintegrasikan energi surya melalui PLTS Atap untuk mendukung produksi yang lebih ramah lingkungan. Bersama SUN Energy, langkah ini memperkuat dekarbonisasi operasional industri FMCG.
Industri makanan dan minuman (F&B) adalah sektor industri yang menggunakan energi listrik cukup besar.
Pulau Ndana, sebuah pulau terpencil yang berada di wilayah administratif Nusa Tenggara Timur, kini telah terang benderang dengan adanya sistem panel surya yang dipasang oleh Jelajah Bike dan Yayasan Sinar Utama Nusantara (YSUN).