09 Februari 2023

Tambah Portofolio Baru, Kini SUN Energy Telah Layani Puluhan Pelanggan di Lebih Dari 30 Industri

Sejak tahun 2018, pertumbuhan Energi Baru Terbarukan (EBT) di Indonesia memiliki kenaikan rata-rata kenaikan sebesar 4,3% setiap tahunnya (KESDM, 2021). Kenaikan rata-rata tersebut diketahui belum mampu untuk memenuhi target bauran energi yang telah ditetapkan pada tahun 2025 mendatang, sehingga diperlukan upaya-upaya akselerasi pemanfaatan EBT, tidak terlepas dari industri ‘Renewable Energy Service Company’ atau RESCO seperti SUN Energy, perusahaan yang berfokus pada pengembangan sistem PLTS di sektor komersial dan industrial. Hingga saat ini, SUN Energy terus memperluas layanannya melalui penyediaan sistem PLTS terintegrasi pada berbagai sektor industri di hampir 30 kota di Indonesia. 

Dijelaskan oleh Dion Jefferson selaku Chief of Commercial Officer SUN Energy bahwa saat ini SUN Energy telah mengelola sistem energi surya pada 31 tipe industri, diantaranya; Otomotif, Semen, Pertambangan, Agrikultur, Keramik, Plastik, Perbankan, Pengunggasan, Tekstil, Pusat Perbelanjaan, Hotel, Pabrik Manufaktur, dan lainnya. Melalui portofolio tersebut, SUN Energy berharap dapat menjadi referensi bagi para calon pelanggan untuk mulai memanfaatkan sistem energi surya, “Setiap industri memiliki kebutuhan dan tantangannya tersendiri, dimana kami turut mengembangkan solusi untuk dapat menjawab kebutuhan tiap industri. Contoh, tahun 2022 kami mengembangkan Containerized Solar System untuk daerah pertambangan yang sistemnya bisa dipindahkan apabila lokasi pertambangan juga berpindah. Kemudian teknologi BIPV atau Building Integrated PV, kami juga membangun sistem yang terintegrasi dengan bangunan dan solar panel berfungsi sebagai kanopi atap sehingga bisa memberikan nilai estetika lebih bagi bangunan. Selain itu, kami juga memiliki pengalaman membangun sistem hybrid yang diminati di kawasan tambang atau perkebunan sawit. Berbagai solusi yang telah kami tawarkan menjadi bagian dari upaya best practices kami dalam memberikan teknologi dan layanan terbaik bagi para pelanggan,” jelas Dion. 

Seperti di awal tahun 2023 ini, SUN Energy kembali dipercaya untuk menginstalasi dan mengoperasikan proyek sistem PLTS di industri retail, salah satu pusat perbelanjaan di kota Palembang ‘OPI Mall Palembang’, dimana sebelumnya SUN Energy mengelola sistem PLTS di pusat perbelanjaan di kawasan Tangerang. “Ini merupakan bagian dari upaya kami dalam mengakselerasi pemanfaatan energi surya di Indonesia, menumbuhkan minat pelaku industri dengan portofolio proyek PLTS yang telah kami operasikan dari berbagai jenis industri dengan spesifikasi kebutuhan yang berbeda, dan menjadi nilai tambah,” ungkap Dion. 

Sepanjang tahun 2022, SUN Energy mencatatkan 468 juta kWh energi bersih yang dihasilkan atau setara dengan 13 miliar pohon tertanam selama satu tahun, dimana jumlah tersebut diketahui telah mereduksi 421 juta kg CO2. Pencapaian tersebut tidak terlepas dari tenaga kerja yang terserap oleh SUN Energy yang berjumlah 1.225 pekerja yang telah mendukung kegiatan operasional bisnis hingga proses instalasi PLTS. Tidak hanya itu, SUN Energy telah mencatatkan hampir 10.000 masyarakat teredukasi melalui kegiatan yang dilaksanakan oleh SUN Energy maupun partisipasi terhadap program-program pembelajaran tingkat sekolah menengah maupun universitas. 

Pencapaian tersebut terus memacu SUN Energy untuk mengembangkan bisnis melalui tata kelola yang lebih baik, serta upaya inovasi yang digulirkan untuk menjawab tantangan dalam penyediaan sistem PLTS pada berbagai industri.

 

[Dokumentasi Sistem PLTS OPI Mall Palembang, Sumatera Selatan]