Berkontribusi untuk meningkatkan penggunaan energi bersih melalui pemanfaatan Energi Baru Terbarukan (EBT), inilah yang menjadi sasaran program Corporate Sustainability Initiative (CSI) PT Surya Utama Nuansa (SUN Energy), yang salah satunya diimplementasikan dalam program penyediaan listrik di daerah Terpencil, Terdepan, dan Tertinggal (3T).

Perusahaan berkontribusi dalam keberhasilan pasokan listrik ke 2.885 rumah di 6 provinsi Indonesia untuk mendukung target elektrifikasi nasional sebesar 100%, sebagaimana tertuang dalam Rencana Umum Energi Nasional (RUEN) 2020. SUN mengaplikasikan sistem tenaga surya dalam program Listrik Rumah Tenaga Surya (LRTS) dengan menggunakan teknologi sistem SHS (Solar Home System) off-grid, yaitu sistem panel surya mandiri yang tidak memerlukan bantuan grid lain untuk menyala.

“Kami memiliki inisiatif yang sejalan dengan salah satu pelanggan SUN dalam program pemerataan akses listrik bagi masyarakat di berbagai pelosok di Indonesia,” Direktur SUN Energy Roy Wijaya, terkait program CSI yang diluncurkan Kementrian ESDM tersebut.

Program CSI disusun melibatkan top manajemen SUN Energy dan divisi terkait. Selain itu, perusahaan melalui SUNterra juga gencar mengedukasi penggunaan renewable energy di segmen residential dengan cara menjalin kerja sama dengan pengembang. Salah satunya adalah pengembang Sinar Mas Land.

Artikel di atas telah terbit pada situs sebagai berikut:

Related Post

Sebagai Perusahaan Jasa Energi Terbarukan (RESCO) terkemuka di Indonesia, dengan fokus pada sistem energi surya, SUN Energy terus memperjuangkan pentingnya energi yang terjangkau, andal, berkelanjutan, dan ramah lingkungan untuk semua.


Sangkalan

© 2021 SUN Energy. All rights reserved.

Document