SUN Energy B20

Salah satu komitmen SUN Energy adalah terlibat aktif dalam percepatan transisi energi untuk mewujudkan Indonesia Nol Emisi Karbon pada tahun 2060. Melalui komitmen tersebut, SUN Energy merasa bangga bisa terlibat sebagai salah satu pembicara pada forum B20, yang diwakili oleh Chief Commercial Officer SUN Energy, Dion Jefferson.

The Business 20 (B20) merupakan outreach group dari G20 yang mewakili komunitas bisnis internasional untuk berperan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang kuat, berkelanjutan, dan seimbang. Perubahan iklim menjadi salah satu isu dalam pembahasan di forum tersebut. Penanganan isu ini pun menjadi lebih sering dibicarakan seperti transisi energi untuk menuju penggunaan energi yang lebih ramah lingkungan.

Dalam forum bertajuk Energy, Sustainability, & Climate (ESC) Task Force: Transisi ke Energi Bersih untuk Mobilitas Menuju Net Zero Emission (NZE)SUN Energy memaparkan beberapa upaya perusahaan untuk mempercepat transisi energi di Indonesia, khususnya di daerah terpencil yang belum mendapatkan akses listrik PLN.

Menurut data dari ESDM, ​​rasio elektrifikasi Indonesia telah meningkat di angka 99,40%. Hal ini setara dengan perkiraan presiden yang menyatakan bahwa masih ada sekitar 433 desa yang belum teraliri listrik. Demi meningkatkan pemerataan akses listrik untuk seluruh lapisan masyarakat, pembangkit listrik EBT hadir sebagai alternatif yang bisa mempercepat peningkatan angka rasio elektrifikasi di Indonesia.

SUN Energy percaya bahwa setiap orang berhak memiliki akses ke energi yang terjangkau, bersih dan berkelanjutan. Oleh karena itu, sejak didirikan pada tahun 2016, SUN Energy telah mengaplikasikan program pengaliran listrik lewat pemasangan sistem energi surya di daerah 3T (terdepan, terpencil, dan tertinggal).

Kami telah menyediakan akses penggunaan listrik bersih dengan memasang sistem energi surya di beberapa fasilitas, seperti sekolah, puskesmas, rumah ibadah, sistem irigasi dan microgrid atau sistem pembangkit listrik.

Misalnya, di KAT Birang Kalimantan Timur, dan pemasangan solar home system di Jambi. Melalui pengadaan listrik dari energi terbarukan di daerah yang sulit dijangkau PLN dan belum teraliri listrik, SUN Energy berhasil menciptakan peningkatan kesejahteraan di komunitas-komunitas ini.

Selain paparan upaya percepatan transisi energi di daerah 3T, kami turut menyampaikan strategi lain yang meliputi pembentukan SUN Group. SUN Group merupakan perusahaan holding dari SUN Energy yang berpotensi menciptakan ekosistem energi surya terintegrasi di Indonesia dengan 4 unit bisnis, meliputi:

  • SUN Energy, berfokus pada penyediaan solusi sistem energi surya di sektor industri dan komersial (skala besar)
  • SUNterra, melayani pemasangan sistem energi surya di sektor residensial dan komersial (skala kecil)
  • SUN Solutions, menyediakan teknologi mutakhir untuk sistem energi surya yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan
  • SUN Mobility, meningkatkan percepatan ekosistem kendaraan listrik yang ramah lingkungan di Indonesia

Diharapkan dengan adanya pembentukan empat unit bisnis tersebut dan program pengaliran listrik di daerah 3T di Indonesia, kami bisa berkontribusi dalam mengakselerasi program transisi energi yang dicanangkan oleh pemerintah untuk Indonesia yang bersih dan hijau di masa mendatang. Strategi yang dicanangkan oleh SUN Energy ini juga diharpkan bisa mendukung pemenuhan prioritas forum B20 pada tahun ini.

Related Post

As a leading Renewable Energy Service Company (RESCO) in Indonesia, focusing on solar energy system, SUN Energy continues to champion the importance of affordable, reliable, sustainable, and eco-friendly energy for all.

Disclaimer

© 2022 SUN Energy. All rights reserved.

Document